Lampung – Komplotan Spesialis Pencuri Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah berhasil membekuk komplotan pencuri rumah kosong asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang selama beberapa bulan terakhir meresahkan masyarakat di berbagai wilayah. Komplotan ini dikenal lihai dan terorganisir, dengan modus mengincar rumah yang ditinggal penghuninya mudik atau bekerja.
Penangkapan para pelaku ini menjadi hasil kerja keras aparat kepolisian setelah melakukan penyelidikan selama lebih dari dua minggu, menyusul adanya laporan masyarakat tentang sejumlah rumah yang dibobol dengan cara serupa di wilayah Kecamatan Gunung Sugih dan sekitarnya.
Penangkapan di Tengah Pelarian

Baca Juga : 10 Kabupaten Lampung Rawan Megathrust, 5 Daerah Berpotensi Tsunami
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, menjelaskan bahwa penangkapan komplotan ini dilakukan pada Senin (4/11/2025) malam di daerah Tegineneng, setelah polisi membuntuti kendaraan yang diduga digunakan oleh para pelaku.
“Tim kami berhasil mengamankan empat orang pria yang diketahui berasal dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Mereka diduga kuat merupakan sindikat spesialis pencuri rumah kosong lintas provinsi,” ujar AKBP Andik kepada wartawan, Selasa (5/11).
Keempat pelaku berinisial RH (35), AN (30), DS (28), dan PA (26). Dari tangan mereka, polisi menyita berbagai barang bukti hasil curian seperti perhiasan emas, laptop, ponsel, serta sejumlah uang tunai yang diduga berasal dari hasil kejahatan.
Selain itu, aparat juga mengamankan alat-alat kejahatan berupa linggis kecil, obeng besar, sarung tangan hitam, dan kunci letter T.
Modus Operandi: Pantau Rumah Kosong Lewat Media Sosial
Dalam penyelidikan, polisi menemukan fakta mengejutkan. Para pelaku ternyata memantau target rumah kosong melalui media sosial. Mereka mencari unggahan warga yang sedang bepergian atau liburan. Begitu yakin rumah tersebut kosong, mereka akan bergerak ke lokasi.
“Pelaku ini cukup modern dalam beraksi. Mereka memanfaatkan Facebook dan Instagram untuk mencari rumah target. Begitu tahu pemiliknya sedang ke luar kota, mereka langsung survei lokasi dan beraksi di malam hari,” jelas AKBP Andik.
Para pelaku biasanya berangkat dari Sumsel menggunakan mobil sewaan, membawa perlengkapan lengkap untuk membobol pintu dan jendela. Setelah berhasil mencuri, mereka kembali ke Sumsel untuk menjual barang hasil curian.
Sudah Beraksi di Beberapa Provinsi
Dari hasil interogasi sementara, para pelaku mengaku sudah beraksi di lebih dari 10 lokasi berbeda, tidak hanya di Lampung, tetapi juga di wilayah Palembang, Pringsewu, Tulang Bawang, hingga Metro.
“Mereka mengaku sudah tiga kali masuk ke wilayah Lampung Tengah. Setiap kali berhasil, hasil curian dibagi rata dan dijual di Palembang,” ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Hendra Gunawan.
Polisi juga menduga ada dua pelaku lain yang masih buron dan berperan sebagai penadah barang curian. Kedua orang tersebut kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


![73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat[1] Pelaku Penjarah Rumah](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat1-148x111.jpg)
![12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap[1] Misteri Pengacara](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap1-148x111.webp)
![IMG-20251213-WA0191[1]](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251213-WA01911-148x111.jpg)
![IMG-20251212-WA0008_copy_1003x752[1]](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251212-WA0008_copy_1003x7521-148x111.jpg)