, ,

Kuota Haji Lampung Berkurang 800 Jemaah Tahun 2026, Kini Hanya 5.827 Orang

oleh -595 Dilihat
oleh

lampung – Kuota Haji Lampung Kabar kurang menggembirakan datang bagi calon jemaah haji asal Provinsi Lampung. Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengumumkan bahwa kuota haji Lampung tahun 2026 mengalami pengurangan sekitar 800 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan pengurangan ini, jumlah jemaah yang berangkat ke Tanah Suci tahun depan menjadi 5.827 orang.

Kabar tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo, dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Selasa (4/11/2025). Ia menjelaskan bahwa penurunan kuota terjadi karena penyesuaian sistem distribusi nasional yang dilakukan oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan otoritas haji Arab Saudi.

“Kuota Lampung tahun 2026 ditetapkan sebanyak 5.827 jemaah, turun dari 6.627 jemaah pada 2025. Ini hasil pembagian proporsional berdasarkan total kuota nasional yang juga mengalami penyesuaian,” kata Puji Raharjo.


Alasan Pengurangan Kuota: Penataan dan Evaluasi Nasional

Menurut penjelasan Kemenag, pengurangan kuota haji di beberapa provinsi, termasuk Lampung, dilakukan karena Arab Saudi menerapkan sistem alokasi baru untuk setiap negara, menyesuaikan dengan kapasitas tempat di Makkah dan Madinah yang sedang menjalani renovasi besar-besaran.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga tengah mengevaluasi sistem distribusi kuota antarprovinsi agar lebih proporsional dengan jumlah jemaah yang aktif melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan kesiapan daerah dalam hal pelayanan keberangkatan.

“Penurunan ini bersifat sementara. Pemerintah berkomunikasi dengan pihak Arab Saudi agar kuota bisa kembali normal pada 2027,” tambah Puji Raharjo.


Dampak Langsung bagi Calon Jemaah

Kuota Haji Lampung
Kuota Haji Lampung

Baca Juga : Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Pengurangan kuota sebanyak 800 jemaah tentu berdampak signifikan bagi ribuan warga Lampung yang telah menunggu giliran berangkat. Saat ini, daftar tunggu haji di Lampung sudah mencapai lebih dari 120 ribu orang, dengan masa antrean rata-rata 20 hingga 25 tahun di beberapa kabupaten/kota.

Artinya, bagi pendaftar baru, kemungkinan keberangkatan baru bisa terealisasi pada tahun 2046 atau bahkan lebih lama.

“Kami menyadari kekecewaan masyarakat. Namun, kami pastikan pelayanan tetap optimal untuk jemaah yang berangkat tahun depan,” ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung, Hendri Marzuki.

Ia menambahkan, prioritas keberangkatan tahun 2026 akan tetap diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia), jemaah cadangan 2025, dan mereka yang sudah melunasi biaya sejak awal.


Distribusi Kuota per Kabupaten/Kota

Kemenag Lampung juga merilis perkiraan distribusi kuota haji untuk setiap kabupaten/kota. Berikut rinciannya (perkiraan awal yang masih dapat berubah):

  • Bandar Lampung: 1.020 jemaah

  • Lampung Tengah: 970 jemaah

  • Lampung Timur: 720 jemaah

  • Lampung Selatan: 690 jemaah

  • Metro: 410 jemaah

  • Lampung Utara: 430 jemaah

  • Tulang Bawang: 350 jemaah

  • Pesawaran: 290 jemaah

  • Pringsewu: 290 jemaah

  • Way Kanan: 240 jemaah

  • Pesisir Barat & Tanggamus: 417 jemaah gabungan

Total keseluruhan mencapai 5.827 jemaah.

“Distribusi ini disusun dengan mempertimbangkan jumlah pendaftar aktif di Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) dan kesiapan logistik di masing-masing kabupaten/kota,” jelas Hendri.


Upaya Pemerintah Daerah: Tetap Optimistis

Menanggapi penurunan kuota, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Wakil Gubernur Chusnunia Chalim (Nunik) menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Kemenag Pusat agar kuota haji Lampung bisa kembali normal di tahun-tahun berikutnya.

“Kami memahami kekecewaan masyarakat, apalagi banyak yang sudah menunggu lama. Tapi kami yakin ini hanya penyesuaian sementara. Insyaallah, kuota Lampung akan kembali meningkat setelah renovasi fasilitas di Arab Saudi selesai,” ujar Nunik di Kantor Gubernur Lampung.

Selain itu, Pemprov Lampung juga akan memperkuat program bimbingan manasik haji sepanjang tahun, agar para calon jemaah yang tertunda keberangkatannya bisa terus memperdalam pemahaman ibadah dan menjaga kondisi fisik.


Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan

Meskipun kuota berkurang, proses persiapan keberangkatan jemaah haji 2026 tetap berjalan sesuai jadwal. Kemenag Lampung memastikan tahapan manasik, pemeriksaan kesehatan, hingga verifikasi dokumen akan dimulai pada awal 2026.

“Kami ingin memastikan jemaah tetap siap lahir dan batin. Kuota boleh berkurang, tapi kualitas pelayanan tidak boleh turun,” tegas Puji Raharjo.

Kemenag juga sedang menyiapkan mekanisme digitalisasi layanan haji, termasuk pelunasan biaya secara online dan pemantauan kesehatan berbasis aplikasi agar proses administrasi lebih efisien dan transparan.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.