, , ,

Pemuda Tulang Bawang Lampung Tewas Dibunuh Temannya, Pelaku Ditangkap

oleh -763 Dilihat
oleh

Lampung – Pemuda Tulang Bawang Warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, digegerkan oleh peristiwa pembunuhan tragis yang menewaskan seorang pemuda setempat. Korban diketahui bernama R (22), warga Kecamatan Menggala, yang ditemukan tak bernyawa di area perkebunan kelapa sawit pada Jumat (7/11/2025) malam. Polisi bergerak cepat, dan tak butuh waktu lama untuk menangkap pelaku yang ternyata merupakan teman dekat korban sendiri.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Joko Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut pelaku berinisial A (23), yang ditangkap di kediamannya di wilayah Banjar Agung pada Sabtu dini hari. “Pelaku sudah kami amankan dan kini sedang dalam pemeriksaan intensif. Motif sementara diduga karena masalah pribadi yang berujung pertengkaran,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Tulang Bawang.

Awal Perselisihan

Pemuda Tulang Bawang
Pemuda Tulang Bawang

Baca Juga :  Komplotan Spesialis Pencuri Rumah Kosong asal Sumsel Ditangkap di Lampung

Dari hasil penyelidikan sementara peristiwa bermula saat korban dan pelaku sempat terlibat cekcok di warung kopi. Pertengkaran kecil itu diduga dipicu utang pribadi dan rasa cemburu, karena korban dikabarkan sering berkomunikasi dengan kekasih pelaku. Cekcok tersebut sempat dilerai oleh beberapa teman mereka, namun tidak menyurutkan emosi pelaku.

Beberapa jam kemudian, pelaku memancing korban untuk bertemu di area perkebunan dengan alasan ingin menyelesaikan masalah. Namun, di lokasi tersebut, pertengkaran kembali terjadi hingga akhirnya pelaku memukul korban menggunakan kayu dan menikamnya dengan benda tajam yang telah disiapkan sebelumnya. Korban tewas di tempat dengan luka di bagian dada dan kepala.

Warga Temukan Jasad Korban

Jasad korban ditemukan oleh warga yang kebetulan melintas dan mencium bau menyengat dari area kebun. Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang dan mengenakan jaket hitam. Warga kemudian melaporkan penemuan itu ke aparat kepolisian. Tim Inafis Polres Tulang Bawang segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, senjata tajam, serta sepeda motor korban yang ditinggalkan di sekitar lokasi,” jelas AKBP Joko.

Pelaku Mengaku Menyesal

Dalam pengakuan awalnya kepada penyidik, pelaku A mengaku menyesali perbuatannya. Ia mengaku gelap mata karena emosi yang tidak terkendali. “Saya khilaf, Pak. Saya cuma ingin menakut-nakuti dia, tapi malah jadi begini,” ujar pelaku dengan nada menyesal di hadapan petugas.

Namun, polisi menegaskan bahwa tindakan pelaku tergolong sebagai pembunuhan berencana karena telah mempersiapkan senjata tajam sebelumnya. “Dari bukti dan keterangan saksi, kami akan jerat pelaku dengan Pasal 338 KUHP atau 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana mati,” tegas Kapolres.

Dukacita Warga dan Keluarga

Keluarga korban masih terpukul atas kejadian ini. Ayah korban, Sutarmo (48), mengaku tidak menyangka anaknya dibunuh oleh teman yang sering datang ke rumah. “Mereka sudah seperti saudara. Saya tidak pernah menduga akan seperti ini. Anak saya anak baik, tidak pernah buat masalah,” ujarnya sambil menahan tangis.

Warga sekitar pun turut berduka. Mereka berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi generasi muda agar tidak mudah tersulut emosi dan belajar menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.

Polisi Imbau Masyarakat Bijak dalam Konflik

Kapolres Tulang Bawang juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan masalah pribadi dengan kekerasan. “Kami mengajak semua pihak, terutama generasi muda, agar lebih bijak dalam menghadapi konflik. Jangan biarkan emosi sesaat merenggut masa depan,” pesannya.

Jenazah korban kini telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Menggala, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat. Sementara itu, pelaku masih ditahan di Mapolres Tulang Bawang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.