lampung – Tari Incling Khas adalah salah satu kesenian rakyat tradisional yang masih hidup di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Seni ini biasa dipentaskan di desa‐desa, terutama saat ada acara adat, panen, atau kegiatan budaya masyarakat sekitar.
Di Desa Wisata Sermo, Incling menjadi salah satu atraksi budaya yang ditawarkan kepada wisatawan, lengkap dengan pembelajaran tari bagi pengunjung.
Di Kalirejo, Kecamatan Kokap, terdapat paguyuban seni Incling Tri Mudo Santoso yang aktif dengan latihan rutin dan pentas di berbagai kesempatan.

Kesenian ini memiliki unsur cerita, adegan, topeng dalam beberapa varian, dekorasi panggung, serta penggunaan alat musik tradisional.
Baca Juga : Tim Pencari Fakta Komnas HAM Cs Langsung Selidiki Demo Ricuh Agustus
Dalam pementasan di Desa Kebonromo, sejarah dan unsur magis juga sering diwarnai dalam pertunjukan Incling, terutama bagian klimaks yang melibatkan Barongan dan Onclong
Mereka menampilkan gerakan‐gerakan rakyat yang bersifat energik, atraktif, dengan tempo naik turun serta interaksi antar penari dan penonton.
Kostum dan properti yang digunakan juga khas: terkadang topeng, alat kebudayaan, sesajen, dekorasi lokal, bunga, dan unsur ritual.
Semua unsur itu memperkuat identitas budaya daerah dan rasa kebersamaan masyarakat desa yang ikut berperan dalam produksinya.
Tari rakyat seperti Incling sering menjadi media ekspresi sosial masyarakat lokal, tempat mereka menunjukkan sukacita, pameran budaya, dan melestarikan nilai adab.
Tidak sedikit seni tradisional di Nusantara yang pernah dipakai secara simbolis dalam konteks perjuangan terhadap penjajahan
Tarian sering menjadi ekspresi budaya bawah sadar yang tak terlalu terlihat oleh pihak penjajah, tetapi tetap penting bagi masyarakat lokal untuk mempertahankan jiwa budaya mereka.
Dalam banyak kasus sejarah, seniman tradisional menggabungkan simbol dan makna dalam tari yang tidak langsung berkonfrontasi secara militer, tetapi secara budaya menunjukkan ketahanan identitas.
Meskipun saya tidak menemukan data bahwa Tari Incling secara terang‐terangan digunakan sebagai alat perlawanan politik melawan penjajah, sangat mungkin ada unsur‑unsur tersebut dalam praktik lokal yang belum terdokumentasi.


![73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat[1] Pelaku Penjarah Rumah](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat1-148x111.jpg)
![12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap[1] Misteri Pengacara](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap1-148x111.webp)
![IMG-20251213-WA0191[1]](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251213-WA01911-148x111.jpg)
![IMG-20251212-WA0008_copy_1003x752[1]](http://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251212-WA0008_copy_1003x7521-148x111.jpg)